Pernah mendengar lagu "permata hati" ? Yup, Lagu itu menggambarkan bagaimana Allah membuat kita merasa, memiliki dia berarti memiliki segala2nya, seperti sebuah "Permata" dalam hati kita. Kabar baiknya, kita akan diproses Tuhan menjadi sebuah permata yang indah, nda hanya bagi
Tuhan, namun bagi setiap orang yang melihat Anda.
Tuhan, namun bagi setiap orang yang melihat Anda.
Namun, yang perlu kita ketahui, yang namanya prosesnya Tuhan itu nda mudah lho. Seperti sebuah permata yang diproses dari sebuah karbon, ditekan dalam tanah bertahun-tahun, diberi suhu tinggi. Mungkin kalau karbon itu hidup, dia pasti sudah akan berteriak-teriak minta dilepaskan dari dalam tanah, karena hal itu menyakitkan, untungnya karbon itu adalah benda mati, jadi dia bisa dengan diam di dalam tanah selama bertahun2, jika tidak, sudah tentu kita tidak akan pernah melihat permata, berlian, dan lain sejenisnya.
Sadar atau tidak sadar, saat ini Anda dan Saya sedang diproses Tuhan untuk menjadi lebih baik. Untuk itu, mari kita cari tahu bagaimana Tuhan memproses Anda dan Saya.
- Proses Tuhan itu di mana saja, melewati masa ke masa, sampai akhir hidup kita.
Mari belajar dari kisah Daniel. Daniel diproses Tuhan secara luar biasa. Dimulai dari hidupnya pada masa muda yang dibuang ke Babel, diuji Tuhan lewat makanan yang tidak boleh dimakan mereka pada masa Nebukadnezar, Menjawab mimpi Nebukadnezar, sekalipun dia pun sendiri takut jika jawaban mimpinya salah, maka dia pun sendiri akan ikut dipenggal raja. Mengartikan mimpi raja belsyazar. Difitnah pada masa raja Darius, menerima penglihatan dari Tuhan. Dari sini kita bisa melihat, di masa raja apapun dia berada, Tuhan selalu memberikan dia masalah untuk membuat dia bisa diproses Tuhan. Beruntungnya, Daniel seorang yang taat pada proses Tuhan, dan Tuhan melihat jalan Daniel selalu menyenangkan Tuhan. Itu sebabnya kuasa kerajaan tidak pernah beralih dari tangan Daniel.
- Proses Tuhan menyakitkan, Tapi Prosesnya tidak meremukkan kita.
Seringkali kita mengeluh, kenapa sih kok prosesnya Tuhan menyakitkan? Mari kita baca I korintus 10:13
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
FirmanNya selalu dapat diandalkan, dan relevan setiap waktu, sehingga kita dapat percaya Firman ini. Intinya, kita tidak perlu takut apabila datang masalah yang begitu pelik hingga membuat kita putus asa, tanamkan hal bahwa Allah suatu saat akan bekerja buat kita, dan ketika Tuhan yang bekerja, tidak ada seorangpun yang dapat menghentikanNya. Dan perlu diketahui, tiap orang diproses Tuhan dengan kebijakannya sendiri, oleh sebab itu karena Allah kita bijak, dia tahu bagaimana kita harus diproses, tanpa meremukkan kita, sampai merasa kehilangan segalanya (Yesaya 28:28)
Apakah orang waktu mengirik memukul gandum sampai hancur? sungguh tidak, orang tidak terus-menerus memukulnya sampai hancur! Dan sekalipun orang menjalankan di atas gandum itu jentera gerobak dengan kudanya, namun orang tidak akan menggilingnya sampai hancur.Dan inipun datangnya dari TUHAN semesta alam; Ia ajaib dalam keputusan dan agung dalam kebijaksanaan.
- Goal dari proses Tuhan dalam hidup kita adalah semakin serupa dengan sang Pencipta.
Seorang guru selalu menginginkan muridnya supaya bisa seperti dia, bahkan kalau bisa muridnya bisa melebihi dia. Begitu juga Tuhan, Murid Kristus harus senantiasa seperti Dia
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Proses itu bertahap, Tuhan tahu manusia tidak bisa serta merta berubah. Karena itu prosesnya Tuhan itu sepanjang hidup kita. Tuhan itu sayang sama kita, Dia maklum atas apa yang kita perbuat, tapi yang paling penting, jangan sampai kasih sayangNya kita salah artikan. Setelah mengetahui kebenaran, mari cepat-cepat kita kembali ke jalanNya, menyimpang tidak perlu jauh-jauh bukan?
Have a nice day and be blessed
2 Korintus 13:5