Kali ini saya akan menceritakan sedikit kisah hidup dari seorang teman dalam sebuah komunitas rohani di universitas saya. Kenapa saya menceritakan dia? apakah dia seorang yang kuat? bukan. apakah dia seorang yang terkenal? bukan juga. Lalu kenapa saya menceritakan saya menceritakan dia? jawabnya simpel, hanya karena dia biasa-biasa saja. Tidak ada yang spesial dalam dirinya, yang membuat dia spesial hanya karena dia berserah pada Pribadi yang spesial.
Dari kisah hidupnya, saya belajar banyak hal dari dia. Meskipun dia memiliki masa lalu yang bisa dikatakan jauh dari kata indah, keadaan masa lalunya tidak membuat dia tenggelam dalam masa lalu dan menyerah pada keadaan. Sebuah keputusan tepat dia ambil, yaitu taat pada panggilan Tuhan akan dia. Jika saya di posisi dia, belum tentu saya bisa melakukannya. Bisa saja saya malah kecewa dengan Tuhan dan berbantah berlama-lama. Belajar taat, meski hidup yang ada memiliki banyak kelemahan, itulah salah satu pelajaran yang saya dapatkan ketika mengetahui kisah hidupnya.
Ada hal lain yang saya dapatkan dari kisah hidupnya. Saya belajar juga dari dia untuk bisa takut akan Tuhan. Hasilnya? ada penyertaan Tuhan dalam hidupnya. Kehidupannya yang takut akan Tuhan, membuatnya disertai Tuhan dalam memenangkan jiwa-jiwa. Saya kagum bagaimana Tuhan memakai teman saya ini dengan luar biasa. Di satu titik, saya juga ingin seperti itu, ya, aku ingin hidupku benar-benar dipakai Tuhan dengan luar biasa, meskipun ada banyak harga yang harus dibayar untuk bisa dipakai Tuhan dengan luar biasa.
Banyaknya karya-karya lagu yang telah dia buat menunjukkan responnya terhadap panggilan Tuhan. Ya memang seperti itulah seharusnya seorang murid Kristus, taat dengan segenap hati terhadap panggilan Tuhan. Semangat itulah yang secara tidak sengaja dia tularkan padaku. Mungkin jika dia tidak memiliki semangat seperti ini, sudah tentu blog ini tidak akan ada dan tidak akan tertulis apa-apa. Ya, dalam satu komunitas kami selalu memberi support dan saling mendoakan agar kasih dan penyertaan Tuhan selalu turun dalam komunitas kami. Terima kasih Tuhan, kalau Engkau telah menempatkan dia dalam komunitas rohani kami, menjadi obor dan suluh semangat kami untuk memenuhi tiap panggilanMu yang engkau beri bagi tiap2 kami, murid Kristus yang mau berdiri bagi generasi ini.
Referensi: C.M
Tidak ada komentar:
Posting Komentar